Peta persaingan Liga Inggris musim 2025/2026 semakin memanas memasuki pekan ke-12. Arsenal berhasil memperlebar jarak di puncak klasemen sementara setelah memenangkan laga bergengsi Derbi London Utara dengan skor telak 4-1 melawan Tottenham Hotspur di Emirates Stadium, Senin malam waktu setempat.

Bintang baru The Gunners, Eberechi Eze, menjadi sorotan utama dalam laga tersebut. Pemain yang didatangkan untuk memperkuat lini serang Mikel Arteta ini mencetak hat-trick sensasional pada laga debut derbinya. Gol ketiga Eze pada menit ke-76, yang dicetak melalui tendangan melengkung indah, memastikan Tottenham pulang dengan tangan hampa. Kemenangan ini membuat Arsenal kini mengoleksi 29 poin, unggul enam angka dari pesaing terdekat mereka.
Di sisi lain, Tottenham yang kini dilatih oleh Thomas Frank masih kesulitan menemukan konsistensi dan tertahan di posisi kesembilan. Frank, yang baru menjalani derbi pertamanya sebagai manajer Spurs, mengakui bahwa timnya kewalahan meladeni transisi cepat dan tekanan tinggi yang diperagakan tuan rumah.

Keuntungan Arsenal semakin besar setelah rival utama mereka, Manchester City, menelan kekalahan mengejutkan 1-2 saat bertandang ke markas Newcastle United di St James’ Park pada hari Minggu. Gol kemenangan Newcastle dicetak oleh Harvey Barnes di babak kedua, yang sekaligus mematahkan peluang City untuk menggeser Chelsea di posisi kedua.
Chelsea sendiri berhasil mengamankan posisi runner-up sementara dengan 23 poin, meskipun sedang dipusingkan dengan badai cedera. Bintang andalan mereka, Cole Palmer, dipastikan absen dalam beberapa laga krusial mendatang, termasuk laga Eropa melawan Barcelona, akibat cedera patah jari kaki yang dialaminya dalam insiden di rumah.

Kejutan terbesar musim ini justru datang dari tim promosi Sunderland. The Black Cats tampil impresif dan kini bertengger di peringkat ketujuh klasemen, mengungguli tim-tim mapan seperti Manchester United dan Tottenham. Sementara itu, juara bertahan Liverpool masih belum menemukan performa terbaiknya dan terdampar di peringkat ke-11 dengan enam kekalahan dari 12 pertandingan awal, sebuah catatan yang mengkhawatirkan bagi upaya mereka mempertahankan gelar.

Di papan bawah, situasi krisis melanda Wolverhampton Wanderers yang terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi dua poin. Manajemen Wolves baru saja menunjuk Rob Edwards sebagai pelatih baru pada 12 November lalu untuk menggantikan Vítor Pereira, dengan harapan dapat menyelamatkan tim dari ancaman degradasi yang semakin nyata.










