Persiapan kontingen Indonesia memasuki fase krusial menjelang pembukaan resmi SEA Games ke-33 yang akan diselenggarakan di Thailand pada awal bulan depan. Dengan waktu yang menyisakan kurang dari dua minggu sebelum upacara pembukaan pada 9 Desember 2025, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah mematangkan target perolehan medali bagi para atlet yang akan berlaga.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, dalam keterangannya akhir pekan lalu menegaskan bahwa Indonesia membidik target ambisius namun realistis, yakni membawa pulang minimal 85 medali emas. Angka ini diproyeksikan untuk mengamankan posisi Indonesia di tiga besar klasemen umum, mempertahankan tren positif yang telah dicapai pada edisi sebelumnya di Kamboja.
Sebanyak 996 atlet telah dikonfirmasi akan memperkuat skuad Merah Putih dalam ajang multicabang dua tahunan ini. Jumlah kontingen yang besar ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menghadapi persaingan ketat, terutama dari tuan rumah Thailand yang dipastikan akan mendominasi di berbagai nomor unggulan, serta Vietnam yang terus menunjukkan peningkatan performa di level Asia Tenggara.
Fokus utama kontingen saat ini adalah adaptasi terhadap logistik dan venue pertandingan. Berbeda dengan beberapa edisi sebelumnya yang terpusat di satu kota, SEA Games 2025 akan diselenggarakan di tiga wilayah utama yaitu Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Penyebaran venue ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen tim dalam menjaga kondisi fisik dan mental atlet agar tetap prima di tengah jadwal mobilitas yang padat.
Selain persiapan atlet, antusiasme suporter Indonesia yang ingin menyaksikan langsung perjuangan tim nasional di Thailand juga terpantau tinggi. Panitia penyelenggara lokal telah merilis harga tiket masuk untuk berbagai cabang olahraga yang dibanderol mulai dari 200 Baht hingga 500 Baht. Jika dikonversikan ke mata uang rupiah, harga tiket termurah berada di kisaran Rp92.000 (dengan asumsi kurs 200 Baht) hingga tiket termahal sekitar Rp230.000 (dengan asumsi kurs 500 Baht) per pertandingan. Harga yang relatif terjangkau ini diprediksi akan menarik ribuan pendukung Indonesia untuk memadati stadion, khususnya di wilayah Bangkok.
Cabang olahraga andalan seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing masih menjadi tumpuan utama lumbung emas Indonesia. Selain itu, publik juga menantikan kiprah Timnas Sepak Bola Indonesia yang diharapkan mampu mengulang sejarah manis dengan merebut medali emas di tengah gempuran tim-tim kuat seperti Thailand dan Vietnam.
SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 9 hingga 20 Desember 2025. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung perebutan medali, tetapi juga ujian strategis bagi pembinaan olahraga nasional menuju level yang lebih tinggi di kancah Asian Games dan Olimpiade mendatang.
